Penjelasan Mengenai Teknik Budidaya Ikan Molly

Pin It

Memelihara ikan hias di dalam akuarium telah menjadi kegemaran bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia. Selain bisa dijadikan alat untuk menyegarkan pikiran, memelihara ikan hias juga bisa dijadikan bahan hiburan untuk diri kita dan keluarga. Salah satu jenis ikan hias yang sangat fenomenal saat ini yaitu ikan molly. Tubuh ikan molly yang mungil namun sangat lucu menjadikannya ikan hias yang digemari oleh banyak orang. Fenomena ini sesungguhnya bisa kita jadikan ajang bisnis yang menguntungkan jika kita mau memanfaatkan peluang yang ada.

Peluang Usaha Budidaya Ikan Molly

Dengan digemarinya ikan molly oleh banyak orang maka kita bisa mencoba budidaya ikan molly karena secara otomatis jenis ikan ini memiliki banyak konsumen. Namun jangan hanya membayangkan tentang keuntungannya saja, kita perlu mendalami seluk beluk teknik budidaya ikan molly supaya berhasil dalam menjalankan usaha tersebut. pada tulisan ini akan diberikan beberapa materi mengenai cara budidaya ikan molly yang bisa Anda semua pelajari sehingga bisa menjadi referensi untuk mendapatkan gambaran mengenai bagaimana cara beternak ikan molly.

Teknik Beternak Ikan Molly

Teknik beternak ikan molly sebenarnya cukup mudah apabila kita memiliki ketekunan dan mau belajar dengan benar. Dalam budidaya ikan molly, mula-mula persiapan yang harus kita lakukan yaitu membuat kolam ikan dari semen maupun menyediakan akuarium dengan ukuran, biasanya yaitu 100 cm x 40 cm x 50 cm. Namun setidaknya kita harus menyiapkan dua jenis kolam, satu untuk tempat pembesaran dengan ukuran yang telah disebutkan tadi dan satu lagi untuk tempat perkawinan dengan ukuran yang lebih kecil.

Teknik Pembibitan

Selain membeli langsung bibit-bibit ikan molly dari para penyedia bibit ikan untuk dibesarkan, kita juga bisa memproduksi sendiri bibit-bibit ikan molly dengan cara mengawinkan induk betina dan induk jantan. Jika kita ingin mendapatkan bibit-bibit yang bagus, maka hendaknya kita juga menyiapkan indukan-indukan yang bagus. Secara umum indukan yang bagus adalah induk betina dan induk jantan yang telah siap kawin, memiliki tubuh yang sempurna, dan juga bebas dari gangguan penyakit.

Perkawinan bisa kita lakukan dengan menempatkan induk ikan jantan dan betina di dalam satu wadah yang berukuran tidak terlalu besar. Induk akan segera saling mendekat dan memulai ritual mereka. Selanjutnya hanya dalam hitungan menit induk betina akan bertelur dan segera dibuahi oleh induk jantan. Proses tersebut dapat terjadi hingga satu jam. Selanjutnya telur-telur tersebut akan menetas dan menjadi larva.

Proses Pembesaran bibit Ikan Molly

Setelah menjadi larva, bibit-bibit ikan molly akan terus berkembang hingga terlihat sudah habis kuning telurnya dan bisa berenang. Pada waktu ini maka kita perlu segera memindahkan semua bibit tersebut beserta induk jantan ke kolam atau akuarium yang lebih besar. Pakan yang diberikan untuk proses pembesaran bibit yaitu kutu air. Setelah sepuluh hari, ikan akan terlihat lebih besar dan kita perlu memindahkan mereka ke tempat yang baru lagi. Proses pemindahan tersebut bisa dilakukan setiap sepuluh hari supaya pertumbuhan ikan lebih optimal.

Pemberian Pakan dan Pengendalian Penyakit

Untuk pembesaran bibit ikan molly, pakan yang biasa diberikan yaitu kutu air, kuning telor mentah, dan infusaria. Kemudian setelah berumur 17 hari ikan bisa kita beri tambahan makanan berupa cacing sutra. Untuk menjaga kesehatan ikan, kita bisa mencampuri air dengan air rebusan daun ketapang dan garam yang telah diendapkan dengan jumlah secukupnya. Perlu diingat bahwa akuarium yang lebih besar akan lebih baik pula bagi pertumbuhan ikan molly. Itulah penjelasan tentang pemeliharaan atau cara ternak ikan molly.

Pin It
←More from Budidaya Ikan

↑ Back to Top