Cara Budidaya Kacang Merah dengan Media Yang Tepat

Pin It

Kacang merah merupakan salah satu tanaman yang bisa kita tanam. Selain tanaman ini sangat mudah untuk dibudidayakan, hasil yang kita dapat, terutama pada gizi dan karbohidrat yang aman untuk kesehatan dari tanaman ini juga merupakan salah satu alasan kuat untuk memilih kacang merah. Ada banyak cara budidaya kacang merah yang bisa kita gunakan seperti cara budidaya tanaman kacang yang lainnya.

Iklim

Iklim yang paling baik untuk bercocok tanam kacang merah adalah iklim basah sampai kering. Jadi, bisa dikatakan daerah dataran tinggi di Indonesia sangat cocok untuk menaman kacang merah. Daerah yang paling bagus untuk proses penanaman bibit kacang merah adalah daerah yang mempunyai curah hujan cukup tinggi, antara 1500 mm sampai 2500 mm per tahun.

Keadaan Udara

Kacang merah akan dapat tumbuh dengan baik dengan teknik budidaya yang tepat, bila tanaman ini ditanam dengan kondisi suhu antara 20 sampai 25 derajat Celsius. Bila suhu dibawah 20 derajat, maka proses fotosintesis kacang merah akan terganggu, sedangkan bila suhu lebih dari 25 derajat, maka akan banyak terdapat biji kacang hampa atau tidak menghasilkan apa-apa karena tenaga banyak digunakan untuk proses pernafasan, dan hal ini tidak akan dapat diselesaikan dengan cara tanam apapun.

Keadaan Tanah

Tanah yang paling tepat untuk cara menanam kacang merah yang baik adalah tanah jenis androsol dan regosol. Tanah androsol mempunyai warna hitam, kandungan organik yang tinggi, bersifat antara tanah lempung dan tanah gembur, dan permealibilitasnya sedang. Sedangkan tanah regosol bewarna kelabu, dan bertekstur seperti pasir. Untuk mempermudah merawat dan melakukan teknik menanam kacang merah yang tepat, tanah juga harus mempunyai tingkat pH yang sesuai untuk kacang merah, yaitu 5,5 sampai 6.

Pemupukan dan Penyiraman

Proses pemupukan dilakukan sekali saat menanam dan 2 minggu sekali saat bibit kacang merah mulai tumbuh menjadi tunas muda. Pupuk yang digunakan adalah pupuk kandang atau kompos, agar hasil yang didapat lebih baik dan aman untuk dikonsumsi. Penyiraman dilakukan setiap hari 2 kali sehari. Hindari proses penyiraman yang membuat tanah disekitar media penanaman kacang merah agar kacang merah tidak busuk dan tumbuh dengan baik.

Hama yang Menyerang Kacang Merah

Hama yang sering menyerang tanaman kacang merah adalah kumbang daun, dengan nama latin Henosa Pilachna Signatipennis. Untuk membasmi hama ini adalah dengan membunuh hama ini dengan tangan kosong anda atau anda juga bisa menggunakan pestisida organik yang dibuat dari bawang putih, cabe rawit, jahe, jeruk dan sambiloto. Selain kumbang daun, hama lainnya yang menyerang kacang merah adalah ulat pengerek daun atau Etiella Zinckenella. Cara dan perawatan yang digunakan sama seperti cara untuk membasmi kumbang daun.

Menentukan Masa Panen

Proses pemanenan dilakukan setelah kacang merah berumur 60 hari. Ciri-ciri yang bisa kita gunakan untuk menentukan masa panen kacan merah adalah warna polong lebih suram, permukaan kulit kasar, biji pohon kacang merah belum terlihat menonjol dan akan terdengan suara letupan saat polong dipatahkan. Bila sudah kita jumpai ciri-ciri diatas, maka kacan merah siap untuk dipanen.

Cara Memanen

Hindari penggunaan alat potong, karena bila biji polong terluka akibat alat tersebut, maka bakteri dapat masuk dan merusak kacang merah didalamnya. Cara dan tips yang tepat adalah petik dengan tangan secara perlahan dan hati-hati pada pangkal biji polong kacang merah. Proses pemanenan bisa dilakukan setiap 2-3 hari dan hentikan saat tanaman kacang merah berumur 80 hari.

Pin It
←More from Budidaya

↑ Back to Top