Teknik Budidaya Kayu Manis

Pin It

Kini sudah cukup banyak orang yang berminat untuk membudidayakan tanaman kayu manis karena kayu manis memiliki nilai jual yang cukup tinggi khususnya di pasar luar negeri. Tanaman yang termasuk tanaman rempah ini merupakan salah satu komoditas ekspor utama Indonesia yang dikirim ke luar negeri. Peranannya sebagai salah satu penghasil devisa negara mendorong banyak pemilik kebun kayu manis senantiasa meningkatkan kualitas tanaman kayu manisnya.

Pemilihan Bibit Tanaman Kayu Manis

Baik tidaknya kualitas tanaman kayu manis tentunya akan dipengaruhi oleh spesies, teknik budidaya kayu manis  itu sendiri, pemanenan, dan perawatan pasca panen. Umumnya belum semua pemilik usaha kayu manis mengetahui bagaimana cara membudidayakan tanaman kayu manis secara benar dan tepat agar hasilnya pun lebih optimal. Berikut ini adalah informasi yang menarik dan bermanfaat seputar teknik budidaya kayu manis.

Media Tanam Tanaman Kayu Manis

Pada umumnya tanaman kayu manis akan tumbuh baik pada tanah yang subur dan gembur dengan sistem pengairan yang baik. Seperti halnya dengan jenis tanaman pada umumnya, tanaman kayu manis juga akan tumbuh dengan subur jika ditanam di media tanah yang kaya akan bahan organik. Adapun tiga jenis tanah yang baik untuk dijadikan sebagai media penanaman tanaman kayu manis antara lain tanah organosol, tanah latosol, dan tanah andosol. Kemudian sebaiknya anda tanam tanaman kayu manis di daerah yang beriklim lembab dengan curah hujan yang merata sepanjang tahun (jumlah curah hujan sekitar 2000-2500 mm/ tahun) dan suhu harian sebaiknya sekitar 19-23,3 derajat Celsius.

Teknik Pembenihan Tanaman Kayu Manis

Kemudian untuk pembenihan, sebaiknya anda pilih benih yang berasal dari induk tanaman kayu manis pilihan yang sehat, pertumbuhannya normal, berumur lebih dari 7 tahun, tahan penyakit, dan memiliki nilai ekonomis yang baik. Benih tanaman kayu manis yang unggul biasanya ciri-ciri warna biru kehitaman dan terlihat masak sempurna. Benih bisa diambil dari biji tanaman kayu manis yang jatuh dari pohon kayu manis. Jika anda mengalami kesulitan mendapatkan benih tanaman kayu manis, kini anda bisa memesan benih-benih tanaman kayu manis di sentra-sentra produksi terdekat. Karena biji kayu manis mudah mati dan sulit untuk berkecambah, anda harus pintar dalam hal penyimpanan, pengemasan, dan pengangkutan benih-benih tanaman kayu manis. Agar tetap bertahan lama, sebaiknya benih tanaman kayu manis tidak disimpan di tempat penyimpanan yang bersuhu 27-28 derajat Celsius.

Pembibitan Tanaman Kayu Manis

Benih-benih terbaik tanaman kayu manis bisa anda tanam di tanah lapang yang sudah disediakan khusus sebagai media pembibitan. Anda juga bisa menanam benih-benih tanaman kayu manis di polibag. Ada beberapa kriteria lokasi pembibitan yang baik, yaitu lokasi yang dekat dengan sumber air, dekat  jalan, dekat dnegan daearah penanaman, dan lokasi yang bertanah subur. Sebelum tanah ditanami benih-benih tanaman kayu manis, cangkul tanah terlebih dahulu sedalam 20-30 cm kemudian tanah digaru, dihaluskan, dan dibersihkan dari berbagai jenis tanaman sisa yang masih menempel pada tanaman. Tanah yang sudah gembur dan halus kemudian dicampur dengan pupuk kandang. Anda perlu membuat bedeng yang memanjang yang berukuran lebar sekitar 1-1, 2 meter dan dengan panjang yang menyesuaikan panjang lapangan atau polibag.

Teknik Drainase pada Bedeng

Buat parit drainase pada setiap bedeng agar anda mudah menanam, menyiram, dan memindahkan bibit tanaman kayu manis. Lebar parit drainase yang anda buat bekisar 30 cm dengan kedalaman sekitar 20 cm. Pada bagian atas media penyemaian, anda lapisi tanah setebal 5 cm. Langkah yang terakhir yaitu penanaman biji tanaman kayu manis dengan jarak tanam sekitar  5 cm. Jangan lupa lakukan penyiraman secara rutin agar kebutuhan air pada tanaman kayu manis tercukupi dengan baik.

Pin It
←More from Budidaya Tanaman

↑ Back to Top