Cara Budidaya Kelinci Anggora

Pin It

Memiliki hewan peliharan memang mampu menenangkan jiwa manusia. Dari memelihara hewan peliharaan manusia dapat belajar banyak hal. Bahkan lebih dari itu, banyak orang yang telah memperoleh penghasilan dari hasil memelihara hewan peliharaan. Akan tetapi memelihara hewan yang dijadikan bisnis berbeda dengan memelihara hewan peliharaan biasa. Memelihara binatang dalam jumlah besar tentunya membutuhkan pengananan yang lebih intensif. Kandang yang besar dan nyaman harus mampu disediakan. Agar budidaya hewan peliharaan mampu menghasilkan keuntungan, jenis binatang yang akan dibudidayakan juga harus ditentukan dengan matang. Salah satu binatang yang kini banyak diminati adalah kelinci. Kelinci memang binatang yang lucu. Bahkan tidak hanya dapat diperlihara sebagai binatang hias, daging kelinci juga dapat dikonsumsi. Namun jika berbicara mengenai kelinci hias, kelinci Anggora adalah jawabannya.

Kondisi Kandang Ideal

Agar kelinci dapat tumbuh dengan sehat, lokasi kandang memiliki andil yang sangat besar dan merupakan bagian penting dalam cara ternak kelinci. Tempat ideal untuk memelihara kelinci adalah tempat yang tenang, jauh dari polusi, jauh dari predator dan juga jauh dari pemukiman penduduk. Selain itu ukuran kandang juga harus diperhatikan. Ukuran kandang akan menentukan kualitas kelinci yang dibudidayakan. Ukuran kandang yang paling ideal tentunya yang cukup lapang dan memberi ruang gerak yang cukup bagi kelinci. Kelinci yang sehat biasanya akan sangat aktif. Jika keaktifan tersebut tidak difasilitasi dengan kandang yang cukup besar, maka kelinci anggoradapat stress. Untuk meminimalisir hal tersebut sebenarnya bisa dilakukan dengan memilih bibit yang tidak mudah nervous. Jadi sebelum mulai beternak kelinci angora, peternak juga harus memilih bibit yang unggul terlebih dahulu.

Jenis Kandang untuk Budidaya Kelinci

Lokasi, ukuran kandang, suhu kandang hingga pola pakan merupakan point utama dalam cara budidaya kelinci. Hal tersebut sangat mempengaruhi pertumbuhan kelinci. Akan tetapi untuk memberikan tempat tinggal yang ideal, peternak kelinci juga harus mengetahui jenis kandang kelinci. Saat ini ada tiga jenis kandang kelinci, diantaranya adalah kandang system postal, kandang system ranch dan kandang battery. Untuk kandang system postal, jenis kandang ini tidak menyertakan tempat pengumbaran. Jenis kandang ini sangat cocok untuk kelinci yang masih muda. Sedangkan untuk kandang system ranch, kandang ini telah dilengkapi dengan halaman pengumbaran. Hasil yang didapat dengan kandang jenis ini memang termasuk baik. Akan tetapi untuk membuat kandang ini tentunya dibutuhkan ruang yang lebih besar. Sistem kandang yang terakhir adalah kandang system battery. Kandang jenis ini bentuknya mirip dengan sangkar berderet dengan konstruksi berjajar. Jika berbicara mengenai efisiensi cara beternak, kandang jenis ini memang lebih baik.

Pola Pakan Kelinci Angora

Dalam teknik beternak kelinci, jenis makanan juga harus diperhatikan. Jenis makanan yang paling baik untuk kelinci angora adalah dedaunan yang masih hijau. Rumput lapangan, kangkung dan sayuran dapat menjadi pilihan yang tepat. Akan tetapi untuk tips dalam memberi makanan, sebaiknya berikan makanan tersebut dalam keadaan layu. Makanan yang diberikan hendaknya jangan dicuci terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar kadar air dari makanan yang diberikan tidak tinggi. Makanan lain yang juga disukai kelinci angora adalah ubi jalar, akan tetapi usahakan untuk memberikan makanan yang beragam agar kelinci tidak mudah bosan.

Perbedaan Penanganan Kelinci Angora dengan Kelinci Potong

Meski secara umum perawatan kelinci hias mirip dengan kelinci pedaging, ada beberapa perbedaan yang cukup mendasar. Kelinci hias sebenarnya membutuhkan kandang dengan suhu udara yang lebih dingin. Mengenai pola pakan tidak berbeda jauh dengan kelinci lainnya. Hanya saja pada jenis kelinci ini porsi makan yang diberikan lebih sedikit dan diusahakan untuk tidak mengandung banyak air. Kecantikan kelinci hias tentunya terletak pada bulunya. Akan tetapi bulu kelinci angora sebenarnya termasuk mudah rontok. Untuk itu jangan terlalu sering memandikan kelinci hias. Ukuran kandang untuk kelinci hias minimal 50 x 50 cm. Namun jika kelinci anggora sudah siap untuk beranak, maka peternak harus menyediakan kandang yang lebih besar.

Persiapan Kelahiran Kelinci Anggora

Hal yang juga krusial dalam memlihara kelinci angora terjadi pada saat kelinci akan beranak. Dalam teknik budidaya kelinci angora, peternak harus segera mempersiapkan kandang yang lebih besar. Pastikan untuk menyediaan rerumputan kering agar pada saat persiapan kelahiran kelinci merasa lebih hangat. Saat kelinci selesai beranak, pastikan untuk memberikan perawatan ekstra kepada anak kelinci. Peternak harus memastikan anak kelinci tidak terlalu sering terkena tanah yang lembab atau becek. Hal ini dilakukan agar anak kelinci tidak terserang penyakit gatal.

Pin It
←More from Budidaya Ternak

↑ Back to Top