Cara Budidaya Rumput Laut & Cara Pengolahannya Untuk Memaksimalkan Hasil Panen

Pin It

Rumput laut merupakan salah satu kekayaan laut yang dapat dikembangkan an menjadi komoditi yang berharga dan memiliki nilai jual yang tinggi. Oleh karena itu cara budidaya rumput laut & cara pengolahannya menjadi sesuatu yang sangat penting bagi kemajuan budidaya rumput laut serta membantu para petani agar mendapatkan ketrampilan teknik budidaya rumput laut yang baik guna mendapatkan hasil yang maksimal.

Lebih Dekat Mengenal Rumput Laut

Rumput laut yang dikembangkan atau dibudidayakan untuk membuat agar adalah jenis dari Gracilaria sp; jenis ini termasuk dalam kelas Rhodophyta atau alga merah. Beberapa warga daerah di Indonesia telah mebudidayakan dan mengkonsumsi rumput laut ini dan dikenal dengan berbagai nama lokal seperti sango sango, bulung sangu, dongi dongi dan lain – lain. Ada beberapa species rumput laut daru marga Gracilaria yang lazim dikembangkan dan dikonsumsi. Adapun cara budidaya rumput laut dapat dijelaskan secara singkat sebagai berikut.

Memilih Lahan Budidaya

Memilih lahan untuk membudidayakan rumput laut merupakan salah satu hal mendasar dalam cara budidaya rumput laut; memilih lokasi yang tepat sesuai dengan sifat dan kebutuhan rumput laut merupakan hal yang sangat penting terkait dengan kualitas dan kuantitas hasil produksi. Secara alami; rumput laut hidup melekat pada pasir, karang ataupun substrat lain pada kedalaman 10 hingga 15 meter di bawah permukaan laut. Salah satu tipssederhana yang cukup penting adalah memilih lokasi dengan konsentrasi garam laut sekitar 12o/oo – 30o/oo dapat menjadi lokasi yang tepat untuk budidaya rumput laut.

Perkembangbiakan Rumput Laut

Dengan mengetahui cara budidaya rumput laut & cara pengolahannya maka petani rumput laut dapat memaksimalkan hasil budidaya serta melakukan pengolahan dengan standar kualitas yang baik guna mendapatkan hasil penjualan yang maksimal. Salah satu dasar dari metode pembudidayaan rumput laut adalah mengetahui cara perkembangbiakan rumput laut. Rumput laut berkembang dengan dua cara yaitu secara tidak kawin dan kawin.

Dua metode perkembangbiakan rumput ini akan menjadi dasar pengetahuan untuk pembibitan rumput laut yang baik. Ada beberapa cara atau metode perkembangbiakan tidak kawin; vegetasi atau penyetekan, konjugasi atau peleburan dinding sel serta penyebaran spora. Sedangkan cara perkembangbiakan secar kawin adalah dengan perkawinan antar gamet.

Teknik Budidaya Rumput Laut

Adapun usaha pembudidayaan atau pertanian rumput laut dapat dikembangkan dengan beberapa metode atau cara menanam rumput laut. Metode dasar dilakukan dengan menggunakan tambak dengan menebarkan bibitrumput laut pada dasar tambak. Sedangkan metode lepas dasar dilakukan dengan mengikatkan bibit rumput laut pada tali yang kemudian dipancangkan pada patok atau pasak; metode lepas dasar ini juga dapat dilakukan dengan menggunakan rakit sebagai penggati tiang pancang atau patok.

Metode dasar merupakan metode yang sangat cocok untuk budidaya rumput laut karena lebih mudah dikelola dan dikontrol. Seperti halnya teknik pertanian lain; budidaya rumput laut metode dasar juga memerlukan pemupukan sebagai sumber nutrisi untuk perkembangan tanaman yang dibudidayakan. Pupuk yang digunakan adalah jenis pupuk yang berfungsi untuk menaikkan kandungan nitrogen, phosphat dan kalium. Pupuk dengan bentuk pelet akan lebih efektif untuk memupuk lahan rumput laut.

Pemeliharaan tambak dilakukan dengan cara menggati air setiap tiga hari sekali; hal ini dilakukan untuk mempertahankan kadar garam serta kandungan nutrisi air dimana rumput laut tumbuh dan dikembangkan. Keberadaan gulma atau tanaman lain juga harus diperhatikan agar tidak mengurangi asupan nutrisi bagi rumput laut yang dibudidayakan.

Pemanenan rumput laut dilakukan setelah tanaman berumur 45 hingga 60 hari; kondisi air terkait dengan kesuburan atau kandungan nutrisi serta salinitas air akan sangat berpengaruh pada umur panen dari rumput laut. Rumput laut yang sudah cukup matang dapat dipetik sebagai hasil panen; sedangkan rumput laut yang masih muda dapat digunakan sebagai bibit untuk musim tanam selanjutnya. Mengetahui cara budidaya rumput laut & cara pengolahannya menjadi hal yang sangat penting agar mendapatkan hasil panen yang maksimal.

Pengolahan Hasil Panen Rumput Laut

Rumput laut yang baru saja dipanen harus dicuci terlebih dahulu agar terbebas dari kotoran yang menempel. Setelah itu rumput laut dapat dikeringkan dengan cara dijemur langsung di bawah sinar matahari. Penjemuran dapat dilakukan dengan alas gedek, bambu ataupun bahan lain yang memungkinkan sebagai alas penjemuran. Pengeringan sebaiknya dilakukan sampai dengan kadar air sekitar 12%. Kondisi tersebut ditandai dengan rasa sakit yang terasa pada telapak tangan jika rumput laut kering diremas.

Sedangkan di musim hujan; proses pengeringan dapat dilakukan dengan mengangin – anginkan rumput laut panenan dalam rak dengan ketebalan sekitar 5 hingga 8 cm. Teknik pengeringan dengan cara diikat dan digantung juga dapat dilakukan sebagai alternatif lain. Penggunaan alat pengering yang menghembuskan udara panas dapat menjadi solusi paling efektif guna mengeringkan rumput laut di musim hujan. Kemudian rumput laut kering diayak agar terbebas dari butiran garam serta kotoran yang menempel. Kemudian rumput laut siap dikemas dengan menggunakan plastik atau karung dan dipasarkan.

Pin It
←More from Budidaya

↑ Back to Top